Sampai kapan mulut kejam akan mengakhiri kata-kata kasarnya dan menyadari apa yang dikatakannya akan menyakiti hati oranglain ? Akankah dia terus-terusan membuat oranglain menderita dan berpikir kalau dia lah yang paling benar dalam hidupnya.
Hidupku berasal dari jalanan, dibesarkan dan dididik dengan baik namun besar dengan penuh sakit hati seakan pembedaan tak akan berhenti sampai mati nanti atau salah satu dari kami mati. Hal ini tidak akan berakhir sampai salah satu dari kami mati dengan memendam segala rasa.
Aku merasakan semuanya, merasa dibedakan, merasa selalu di anak tirikan bahkan merasakan yang namanya kadang dibutuhkan kadang tidak. Merasa disalahkan selalu ada dalam hidupku bahkan setiap langkah hidupku, apa kematian lebih baik untuk diriku ?
Tapi aku bertahan walau sakit hati, terkadang percaya bahwa Allah memberikan segalanya yang terbaik di masa depan dan tak selamanya aku seperti ini. Tergantung bagaimana aku menahan diri dan sampai kapan aku bisa menahan diri.
Ya Allah berilah hamba kekuatan untuk menjalani semuanya dan hamba percaya bahwa Engkau memiliki rencana yang lebih baik bagi hidup hamba. Hamba mungkin telah banyak menyakiti orang yang pernah mencintai hamba sepenuh hati, dan hamba merasa hamba pantas mendapatkan segala sakit hati yang ada di dunia ini. Namun biarkanlah hamba menikmati dan menjalani hidup yang lebih baik.
Ya Allah, yang hamba minta hanyalah kesabaran yang tinggi dan sanggup menjalani semuanya untuk mencapai keindahan yang nyata. Aku percaya..hamba percaya..bahwa hamba belajar terus seumur hidup hamba nantinya namun hamba percaya hamba akan meraih kebahagiaan pasti. Amin..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar